5 Penyebab Motor Injeksi Tiba Tiba Mati Yang Paling Sering Terjadi

Penyebab Motor Injeksi Tiba Tiba Mati – Motor teknologi injeksi saat ini begitu diminati. Sebab selain hemat bensin, motor injeksi dikenal lebih punya performa mumpuni. Namun tidak jarang ada kondisi di mana motor injeksi tiba tiba mati. Jika kebetulan ada di posisi tersebut sebaiknya jangan terlalu panik.

Sebab ada beberapa penyebab motor injeksi tiba tiba mati. Dengan mengenali dulu penyebabnya, maka akan lebih mudah mencari solusinya. Simak pembahasan selengkapnya di bawah ini:

Penyebab Motor Injeksi Tiba Tiba Mati

1. Bahan Bakar Habis

Penyebab motor injeksi tiba tiba mati bisa jadi karena bahan bakarnya habis. Sebagai informasi, motor injeksi menggunakan teknologi EFI. Teknologi ini mengakibatkan sejumlah tekanan bahan bakar di sistem full line. Jika kebetulan bensin habis, biasanya akan ada banyak udara yang masuk pada selang bensin. Hal ini penyebab motor jadi tiba-tiba mati.

Jika menemui situasi tersebut maka solusinya adalah segera lakukan pengisian bahan bakar dalam tangki. Kalau sudah putar kontak dalam posisi ON. Jangan langsung distarter, tapi tunggu hingga 4 detik. Lalu putar kembali dalam posisi OFF. Lakukan hal tersebut paling tidak 5 kali, baru hidupkan mesin.

2. Busi Mati

Mesin motor injeksi tiba tiba mati juga bisa disebabkan karena ada masalah pada busi. Sebenarnya ada banyak faktor yang membuat kerusakan busi. Seperti misalnya kondisinya yang sudah tidak layak. Busi punya masa pakai, jadi harus diganti berkala.

Pada umumnya busi dengan kualitas terbaik akan menunjukkan performa mumpuni jika digunakan maksimal 10.000 kilometer. Namun, banyak pengguna motor injeksi tidak sadar melakukan kebiasaan yang membuat kondisi busi cepat mengalami penurunan kualitas. Contohnya suplay bensin yang boros.

3. Permasalah Pada Aki

Aki yang bermasalah juga bisa menyebabkan motor injeksi mendadak mati. Pada motor biasa (bukan injeksi) aki hanya dipergunakan sebagai pelengkap sistem starter saja. Peran aki pada motor injeksi bukan hanya sebatas itu.

Aki pada motor injeksi bahkan berperan dalam menjaga kestabilan arus listrik pada motor. Ada masalah pada aki akan membuat tegangan pada mesin motor menjadi drop. Saat itu mesin motor injeksi pasti mendadak mati. Jika memang ini masalahnya, pengguna harus siap-siap mengganti baterai aki segera.

4. Saringan Udara Kotor

Pada teknologi motor injeksi, peran filter udara ini cukup besar. Salah satunya adalah menyaring udara dari luar, sehingga udara di dalam ruang bahan bakar tidak terlalu kotor. Jika saringan udara ini dalam kondisi kotor akan membuat udara jadi tidak bisa masuk ke ruang bahan bakar.

Hal ini malah bisa jadi mengganggu pada performa mesin, seperti bekerja terlalu berat sehingga bisa mati mendadak. Oleh sebab itu pengguna sebaiknya rajin melakukan pembersihan pada bagian saringan udara setiap 5.000 kilometer. Namun karena tempatnya yang cukup tersembunyi, tidak semua orang bisa melakukannya sendiri. Membawa ke bengkel ada solusi terbaik.

5. Sekring Hangus

Biasanya motor injeksi mendadak mati bisa jadi disebabkan karena sekring yang hangus. Semetara sengkring hangus dapat terjadi karena arus yang mengarah pada komponen tersebut terlalu besar. Begitu ada arus terlalu besar, maka sudah langsung terputus dan mesin akan mati.

Bahkan ada beberapa kasus konsleting sekring tidak sepenuhnya putus. Namun hanya meleleh sedikit demi sedikit. Jika dibiarkan kondisi ini dapat membahayakan pengguna karena bisa memicu kebakaran. Oleh sebab itu, begitu mendapati sekring bermasalah, lekas ganti yang baru.

Itu tadi beberapa penyebab motor injeksi tiba tiba mati. Motor injeksi memang cukup diminati saat ini. Namun motor tersebut juga perlu perawatan khusus supaya performanya tetap mumpuni. Jika mesin mendadak mati, jangan panik dulu. Kenali penyebabnya lalu cari solusi yang tepat, informasi di atas mungkin bisa membantu.