Tidak Perlu Bingung, Begini Cara Cek Aki Mobil dengan Benar

Cara Cek Aki Mobil dengan Benar – Aki merupakan salah satu elemen paling krusial dalam mobil karena aki berfungsi sebagai penyuplai daya listrik untuk elemen lainnya. Hal ini menyebabkan kinerja mobil akan menjadi terganggu jika aki mengalami gangguan seperti mulai soak atau tekor. Agar tetap dalam kondisi yang stabil, cara cek aki mobil harus dilakukan dengan benar.

Pengecekan aki mobil dapat dilakukan secara sendiri maupun dengan bantuan dari orang lain. Biasanya pengecekan aki mobil dilakukan setelah lebih dari 10 bulan. Terdapat lebih dari satu cara untuk melakukan pengecekan aki mobil dengan tepat. Ingin tahu lebih lanjut mengenai apa saja cara cek aki mobil, simak ulasan berikut ini.

Cara Cek Aki Mobil dengan Benar

1. Periksa Kondisi Badan Aki Mobil dan Airnya

Secara umum, aki mobil biasanya bertahan selama dua sampai tiga tahun, namun bukan berarti pengecekan berkala menjadi tidak penting dilakukan. Dalam waktu lebih dari tiga tahun, biasanya akan terjadi penurunan kualitas mesin mobil yang drastis. Aki yang wajib diganti dapat dicek melalui kondisi air aki yang pernah habis dan kering.

Aki yang sudah tidak layak untuk digunakan dapat diketahui melalui dua item pemeriksaan. Pertama, cek bagian badan aki dan jika ditemukan badan aki yang kusam menggelembung di segala sisi, maka aki harus diganti. Kedua, cek apakah air aki dan kondisi elemen di dalamnya terlihat berwarna keruh atau hitam sehingga perlu diganti. Namun, pemeriksaan ini perlu dilanjutkan dengan pemeriksaan tegangan dan keasaman air aki.

2. Pengecekan Aki Mobil di Bengkel

Cara cek aki mobil yang kedua ini merupakan cara yang sering digunakan oleh para pemilik dan pengguna mobil. Melakukan pengecekan aki mobil di bengkel dapat dikatakan sebagai solusi paling mudah. Jika berencana melakukan pengecekan di bengkel, maka hal yang perlu disiapkan pun menjadi anti ribet, yaitu hanya mobil dan uang.

Selain itu, pengecekan di bengkel juga lebih terjamin dari segi hasil karena ditangani oleh para profesional di bidang mesin. Biasanya pengecekan dilakukan dengan menggunakan alat ukur yang disebut dengan battery saver. Battery saver tidak hanya mampu untuk mengukur voltase atau tegangan pada aki namun juga mengukur daya starter pada mobil.

3. Pemeriksaan Melalui Volt Meter dan Hydrometer

Cara ketiga dapat dilakukan dengan memeriksa aki melalui dua alat ukur, yaitu volt meter dan hydrometer. Pertama, dengan menggunakan voltmeter, nilai tegangan dari aki mobil. Voltmeter yang digunakan dapat berupa voltmeter biasa/analog. Kelebihan dari voltmeter adalah dapat mengetahui secara langsung kondisi dari tegangan aki ketika dilakukan starter ataupun tanpa starter.

Cara kedua dapat dilakukan menggunakan alat ukur yang dinamakan hydrometer. Fungsi utama dari hidrometer adalah untuk mengukur kadar asam di dalam air aki dan melihat kadar kejernihan air aki. Hidrometer dapat dipraktekkan secara mudah, hanya dengan memasukkan ujung belalai hydrometer ke dalam setiap lubang aki lalu kadar keasaman akan terbaca.

4. Cek Aki Mobil dengan Alat Modern Lainnya

Selain dapat menggunakan alat ukur volt meter dan hydrometer, pengecekan aki mobil juga dapat dilakukan melalui alat modern seperti Midtronic type MDX P300. Alat ini dapat dikatakan sebagai alat yang ideal untuk mengetahui kondisi aki dan sistem pengisian listrik mobil. Melalui alat ini, kondisi charging system dan alternator dari aki dapat diketahui.

Alat ini juga memperlihatkan nilai CCA atau nilai dari arus yang digunakan untuk starter. Midtronic justru menunjukkan hasil berupa informasi yang lengkap tentang kondisi aki mobil, termasuk apakah aki perlu di cas ulang atau bahkan harus diganti. Hasil pemeriksaan dapat dicetak untuk dikaji lebih lanjut apakah perlu untuk membeli aki baru.

5. Periksa Aki Mobil Secara Mandiri

Terakhir, cara cek aki pada mobil dapat dilakukan secara mandiri, di rumah sendiri, terutama dalam masa pandemi ini. Pengecekan ini sering disebut juga istilah pengecekan standar untuk mengetahui apakah aki bermasalah. Hal pertama yang harus dilakukan adalah mengecek lampu indikator aki yang terdapat pada dashboard mobil dan indikator elektrolit aki.

Ketika mengecek indikator elektrolit aki yang ada di bagian atas kaki, pastikan untuk melihat dengan teliti warna yang terlihat. Jika warna yang terlihat adalah biru, maka aki masih berfungsi dengan baik. Namun jika yang terlihat adalah warna merah, maka itu berarti bahwa aki kekurangan setrum dan perlu diganti dengan aki baru.

Sebagai elemen paling penting dan penunjang mesin mobil, aki mobil memang seharusnya di cek secara berkala dan diganti pada waktunya. Cara cek aki mobil dapat dilakukan melalui salah satu dari kelima cara yang telah dijelaskan di atas. Ada yang dapat dilakukan dengan bantuan profesional, ada pula yang dapat dilakukan secara mandiri.